Siapa yang tidak mengenal wisata alam Dieng? Pasti kalian sudah tidak asing dengan wisata alam Dieng yang indah.
Dieng adalah salah satu dataran tinggi yang memiliki tempat wisata menarik di Jawa tengah. Berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, kurang lebih 30km dari Kota Wonosobo. Dataran tinggi Dieng terletak di barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Berada di ketinggian 2.093 mdpl, dataran tinggi Dieng memiliki udara yang sejuk lengkap dengan kabut saat tidak ada matahari. Dengan kisaran suhu 15 sampai 20 derajat celcius. Dataran tinggi Dieng memiliki beberapa tempat wisata yang akan memanjakan mata anda.
Telaga warna
Telaga warna adalah salah satu landmark dari wisata Dieng. Nama Telaga warna diambil karena telaga ini memiliki warna yang berbeda-beda.
Menurut warga sekitar, warna yang muncul di permukaan telaga tersebut karena zaman dahulu kala ada cincin milik bangsawan yang jatuh ke dalam telaga tersebut. Menurut ilmiah, warna yang berbeda dari telaga tersebut karena adanya pembiasan cahaya pada endapan belerang di dasar telaga.
Dominasi warna dari telaga ini adalah hijau, biru laut dan putih kekuningan. Jika ingin melihat keindahan warna dari telaga, Anda dapat mendaki ke puncak bukit yang mengelilingi telaga tersebut. Di daerah tepian telaga, terdapat balkon yang dapat digunakan untuk duduk bersantai menikmati keindahan telaga ini.
Bukit Sikunir

Ingin melihat sunrise? Anda bisa datang ke Bukit Sikunir. Bukit Sikunir adalah bukit yang terkenal di kalangan wisatawan sebagai tempat berburu sunrise.
Bukit Sikunir berada pada ketinggian 2.200 mdpl. Dinamakan Bukit Sikunir karena membuat para wisatawan ketagihan berburu sunrise. Warna sinar matahari yang kekuningan seperti kunir. Kunir adalah bahasa Jawa dari kunyit.
Kawah di Dieng
Dataran tinggi dieng memiliki beberapa kawah yang indah, yaitu Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, dan Kawah Sileri yang masih aktif.
Kawah Sikidang adalah salah satu kawah yang dijadikan andalan tempat wisata di Dieng dan berlokasi di wilayah Dieng timur. Pemandangan di sekitar kawah ini sangat indah, perpaduan hamparan bukit hijau dan tanah kapur di sekitar tanah kawah.
Diberi nama Sikidang karena kolam magma di kawah ini sering berpindah-pindah seperti kidang (bahasa jawa dari hewan kijang). Gejolak magma di kawah ini juga cukup tinggi, antara setengah hingga sari meter.
Kawah Sileri merupakan salah satu kawah terbesar di dataran tinggi Dieng dengan luas sekitar 4 hektar. Anda dapat mencapai kawah ini dengan perjalanan sejauh 7 km dari kawasan wisata utama Dieng. Kawah Seleri masih mengeluarkan kawah putih. Dinamakan Seleri karena warna air kawah ini berwarna putih dan aromanya seperti air bekas mencuci beras.
Sedangkan Kawah Candradimuka adalah kawah yang terkenal di dalam cerita legenda pewayangan. Dalam legenda diceritakan, kawah ini adalah tempat di mana Gatotkaca dijedi (dimandikan dalam bahasa Jawa) sehingga memiliki kesaktian yang luar biasa. Letak kawah ini kurang lebih 6 km dari pusat wisata Dieng.
Candi Dieng

Candi adalah sebulah simbol kepariwisataan di Dieng. Candi jugalah yang membuat Dieng menjadi tempat yang sakral. Disini banyak terdapat candi Hindu yang tersebar diberbagai lokasi.
Candi-candi yang terdapat di Dieng di beri nama sesuai tokoh Mahabarata. Ada Candi Bima, Arjuna, Gatot Kaca, Srikandi, dan lain-lain. Model bangunan candi di sini mengikuti bentuk candi di India dengan ciri khas arca dan relief yang menghiasi bangunan candi.
Sekian yang bisa saya infokan, semoga bermanfaat untuk kalian semua. Terimakasih.

